Sabtu, 11 Februari 2012

ADAT  ISTIADAT MASYARAKAT PESISIR PANTAI

Turun turun sintren
Sintrene widadari
Nemu kembang yun ayunan
Kembange batara indra
Nemu kembang yun ayunan…
Nyanyian itu melengking pilu nyaring dari mulut para juru kawih, berulang dalam dinginnya udara malam yang kering di daerah pantai utara, mengiringi gadis penari yang dimasukkan ke dalam kurung ayam berhias kain rumbai-rumbai berwarna dominan putih. Asap dupa beraroma mistis seperti menyeringai di depan kurungan ayam itu, mengundang kehadiran makhluk-makhluk tak kasat mata untuk berpartisipasi aktif dalam pesta rakyat itu.
Sang gadis penari, sebelumnya berpakaian sehari-hari a la Cirebonan, tanpa make-up, dililit tambang dari leher hingga kaki, dengan segenap kesadarannya dituntun oleh sang pawang ke dalam kurungan itu, bersama dengan sepaket kostum dan alat kosmetik. Tak berapa lama kurungan ayam itu dibuka. Tampaklah ia berubah kostum, menjadi bermake-up tebal, berkacamata hitam, berbaju tanpa lengan seperti kostum wayang orang, bercelana hitam ¾, dengan sabuk lebar dari kain yang menyangga sampur yang melilit pinggang, berhiaskan untaian melati di kanan kiri mahkota, dan berkaos kaki hitam putih, namun tetap terduduk terikat tali.
Kurungan itu ditutup kembali, dengan alunan tembang sintren yang semakin menyayat malam. Begitu sangkar ayam itu bergetar bergoyang, pawang mengangkatnya. Gadis itu tak lagi terikat. Ia bangun dan langsung menari seiring hentakan gamelan, dengan koreografi yang lebih mirip perpaduan antara tarian ondel-ondel dan dewa mabuknya Kungfu Master, daripada tari tradisional dengan beragam pakem gerak estetisnya. Ya, ia tengah dirasuki makhluk tak kasat mata, sang widadari, yang semenjak awal pertunjukan telah mendapat undangan melalui kemenyan itu. Geraknya konsisten dengan ketidak-konsistenan gaya tariannya. Kacamata hitam yang sebenarnya berfungsi menutup mata sang penari yang tertutup saat dirasuki itu menjadi salah satu daya tariknya.
Sesekali ia terkulai lemah, pingsan, begitu sebuah balangan atau lemparan koin penonton mengenai tubuhnya. Entah kenapa itu terjadi. Yang jelas, sang pawang segera menyangga tubuhnya, mengasapi tangannya dengan kemenyan dan mantra-mantra. Gadis sintren kembali menari malas begitu wajahnya diusap pawang, sebagai cara agar roh bidadari merasukinya kembali, dan begitu seterusnya hingga pertunjukkan berakhir. Meskipun terlihat monoton, namun inilah inti dari kesenian mistis ini.
Di akhir pertunjukan yang cukup lama ini, sang sintren berkeliling di antara penonton meminta semacam tondo tresno berupa uang ala kadarnya dengan menggunakan nampan, atau disebut sebagai temohan. Setelah itu ia akan dibimbing kembali oleh pawangnya menuju kurungan ayam, dimasukkan beserta pakaian sebelumnya. Pawang itu lalu berjalan mengelilingi kurungan ayam sambil membawa dupa berasap dan membisikkan mantra-mantra. Kurungan itu dibuka, dan tampaklah penari sintren yang kembali berpakaian biasa namun belum juga tersadar. Prosesi itu diulang, tangan sang gadis penari ditaruh di atas kemenyan, dimantrai, hingga ia tersadar kembali. Derap tangan manusia-manusia yang bertepuk pun menjadi tanda akhir dari pertunjukan kesenian mistis di sebuah hajatan itu.
Pusat dari kesenian khas masyarakat pesisir utara jawa ini adalah perasukan “bidadari” ke dalam tubuh penari sintren. Hal ini mengingatkan akan permainan mistis tradisional masyarakat jawa lainnya, jelangkung. Perbedaanya cukup jelas, selain memiliki unsur kesenian, sintren ini pun memiliki media trance yang berbeda dan hidup: manusia.
Ada bermacam cerita rakyat yang bisa menjelaskan tentang asal mula sintren, yang beberapa berupa legenda serupa Cinderela namun dengan kasih yang tak sampai. Menurut seorang pegiat kesenian ini, sintren bermula sebagai permainan rakyat pesisir, terutama wanita dan anak-anak, untuk mengusir kebosanan dan menghabiskan waktu menunggu suami dan ayah mereka pulang melaut. Permainan ini berubah menjadi adat kebiasaan yang dilakukan hampir tiap sore. Masyarakat kala itu yang memang sangat terbatas dalam akses hiburan, melihat sintren sebagai sebuah seni hiburan baru yang memuaskan dahaga mereka. Hukum ekonomi berlaku, dimana ada permintaan, di sana ada penawaran, dan terjadilah transaksi. Lama kelamaan, permainan sintren ini berubah menjadi sebuah bentuk seni pertunjukan keliling yang cukup memberikan jaminan nafkah kepada para nelayan pelaku seni sintren itu, yang membuatnya semakin tersohor di seantero pantai utara.
Cerita rakyat mengenai asal-usul kesenian ini berkisah tentang percintaan Sulandono, seorang putra penguasa, dengan Sulasih, gadis biasa dari desa Kalisalak. Ki Baurekso yang tak sudi putranya mengawini gadis jelata kemudian mencoba memisahkan mereka, sementara istrinya Dewi Rantamsari justru menginginkan mereka bersatu. Rintangan yang kuat itu membuat Sulandono memilih jalan hidupnya menjadi seorang pertapa, sedangkan Sulasih menjadi penari.
Dewi Rantamsari mencoba memberi solusi alternatif. Ia memasukkan roh widodori ke tubuh Sulasih ketika ia tengah menari, dan pada saat yang sama, isteri Ki Baurekso itu akan memanggil roh Sulandono yang tengah bertapa untuk dipertemukan dengan roh kekasihnya itu. Kasih tak sampai itupun berpadu di alam arwah. Begitulah, hingga akhirnya kesenian sintren pun identik dengan perasukan roh “bidadari”.
Legenda lainnya memang tak jauh berbeda, seputar kasih tak sampai kaum ningrat dan rakyat jelata. Namun kisah ini memiliki keunikan dalam segi fungsi yang bisa menjadi jawaban pertanyaan kenapa penari sintren haruslah seorang perawan, ditambah juga dengan latar sejarah yang dimilikinya.
Berkisah tentang terpecahnya keraton Kasepuhan menjadi dua bagian di tahun 1697 sepeninggal Sultan Sepuh I, akibat konspirasi Belanda yang telah merasuki kehidupan keraton hingga lingkaran pusat istana. Masing-masing dikuasai oleh Pangeran Aria Cirebon dan Pangeran Dipati Anom. Situasi politik yang suram itu membuat seorang ningrat seperti Raden Sintren lebih memilih jalan pertapaan.
Dari kesunyian kontemplasi spiritualnya, bertemulah ia dengan seorang gadis suci dari kalangan jelata, Lais. Ia adalah seorang perawan yang telah mengalami pencerahan spiritual karena telah menjalani amalan kebatinan tingkat tinggi dengan disiplin. Raden Sintren pun terpesona cahya semburat dari jiwa Lais. Sayangnya, kisah cinta dua kelas sosial yang jauh berbeda tak pernah berjalan mulus.
Untuk merintangi kisah cinta ini, Mbah wirogandul diperintahkan oleh Raden Ayu Rara Rainara untuk melakukan ritual pengujian keperwanan terhadap Lais, dengan harapan akan memberikan hasil yang bisa menghalangi percintaan anaknya dengan gadis kaum papa itu.
Di malam bulan purnama itu, tubuh Lais yang telanjang diikat tali rotan yang panjang di seluruh tubuhnya dengan mata yang ditutup stagen. Air kembang tujuh rupa disiramkan ke kepala gadis suci yang telah dimasukkan ke kurungan ayam itu, disertai mantra-mantra kuno dari mulut Mbah Wirogandul. Para nayaga mulai memainkan gamelannya bertalu-talu dengan syair monoton yang mengalun mencekam: turun turun sintren/sintrene widadari…
Setelah beberapa saat terduduk bersila bersemedi membisikkan mantra, dengan isyarat tangannya Mbah Wirogandul menghentikan paduan suara mistis itu. Sedikit menjelaskan, ia mengatakan bahwa jika setelah kurungan ayam dibuka yang muncul adalah sesosok bidadari bergaun pengantin, maka sang perempuan itu masih suci. Tapi sebaliknya, jika Lais memang sudah ternoda, maka yang muncul adalah perempuan yang terikat rotan, berbau busuk, dengan dikerubuti ribuan ulat.
Yang terjadi kemudian adalah sebuah ketakjuban. Dari dalam kurungan ayam itu, sesosok widadari Lais bergaun pengantin anggun bercahaya, menari tanpa henti. Raden Sintren yang terpesona mencoba mendekat dan menyentuhnya. Namun alangkah malangnya, setiap kali tersentuh, Lais mendadak pingsan, dan terus berulang. Sang Lais kini tak bisa tergapai makhluk fana manapun, meski atas nama cinta. Rohnya kini seolah moksa, menjadi milik semesta.
Dari kisah-kisah dan legenda tentang asal mula sintren yang berbeda-beda itu pada dasarnya memiliki benang merah. Bahwa tarian ini adalah milik kaum jelata, yang tertindas oleh masa dan kaum penjajah, apapun jenisnya. Ia seperti sebuah perlawanan kultural kaum papa terhadap belenggu hierarki kasta yang perkasa, yang secara sepintas memang seperti tak pernah menghasilkan kemenangan. Akan tetapi ia tetap bertahan melalui berbagai masa dengan caranya sendiri, sepanjang semangat perlawanan itu tetap ada di hati para jelata.
Namun yang terjadi saat ini sungguh berbeda. Kesenian ini seolah bisa dilakukan siapa saja, kapanpun, dan dengan cara yang cukup melenceng dari pakemnya, tanpa memedulikan unsur-unsur prosedural mistisme yang terkandung sebagai jiwanya. Perubahan esensi sintren ini sepertinya merupakan tuntutan zaman yang semakin dilanda budaya pop yang komersil. Tak heran bila ia kini tak beda dengan pertunjukan organ tunggal yang cuma berfungsi sebagai lahan mencari nafkah dan untuk meninabobokan kaum pedesaan yang haus hiburan. Bukan bersikap skeptis, karena kita akan cukup merasakan seberapa kuatkah aura mistis yang berada di arena pertunjukan kesenian ini, atau seberapa baguskah akting kesurupan sang penari sintren itu. Meminjam tagline iklan sebuah produk kontrasepsi: “Karena rasa adalah segalanya”.

sumber : http://matakita.net/post/sintren-perlawanan-jelata-yang-semakin-memudar.html
Orientasi Tiga Tahun Kedepan
Perkembangan zaman telah maju begitu pesat,kemajuan zaman tidak luput dari peran sumbangsi sains dan teknologi,oleh karena itu di zaman era globalisasi sekarang ini sdm yang berkualitas serta produktif, perlu di wujudkan untuk dapat menjawab tantangan zaman.Belum lama ini telah lahir teknologi yang serba bisa atau biasa di sebut dengan komputer,komputer bisa disebut juga teknologi modern karena komputer adalah hasil dari perkembangan zaman,walaupun komputer adalah barang elektronik yang belum lama muncul tetapi komputer telah menguasai berbagai aspek kehidupan,hampir seluruh aspek kegiatan manusia memerlukan komputer,dari kegiatan individu,maupun kelompok,dari kegiatan tingkat bawah sampai kegiatan tingkat atas.Selain itu komputer juga telah melahirkan beberapa bidang ilmu pengetahuan,seperti teknik informatika,teknik komputer dan lain-lain.meguasai ilmu dibidang komputer adalah sesuatu hal yang menjanjikan,untuk mewujudkan kesejahtraan finansial sesorang, dengan kata lain siapa orang yang dapat menguasai ilmu di bidang komputer,maka dia adalah orang yang paling dicari di berbagai aspek bidang pekerjaan,demi membantu kelancaran aktivitas kerja.dari dasar pemikiran itulah saya mengambil kuliah di bidang jurusan teknik informatika,dengan harapan ketika saya lulus saya dapat berperan dalam salah satu aspek bidang pekerjaan,di samping kesukaan saya dibidang komputer yang menjadi salah satu pertimbangan saya untuk memilih fakultas teknik ini.tiga tahun kedepan perkembangan zaman akan semakin pesat di sertai dengan kemajuan sains dan teknologi,daya saing kehidupanpun akan semakin ketat,oleh karena itu di butuh kan sdm yang berkualitas,untuk menjawab tantangan zaman.Tiga tahun kedepan tentunya setingkat lagi saya akan memasuki era persaingan global untuk memperebutkan kursi yang baik di dunia kerja,masa itu dimana saat-saat untuk menentukan planing atau rencana kedepan setelah lulus kuliah nanti,selain harapan saya untuk bisa mendapatkan kursi yang baik di dunia kerja,ada satu harapan saya yang ingin sekali saya wujudkan,saya berharap saya bisa menyumbangkan ilmu pengetahuan yang saya miliki untuk membangun desa saya,terutama di bidang teknologi komputer dan informasi,membuat desa saya menjadi desa yang mempunyai sdm yang mampu berinovasi dan bersaing baik tingkat nasional maupun internasional,oleh karena itulah saya harus mempersiapkan semuahnya sejak dini ,agar persiapan pun lebih matang dan ter arah,agar nanti apa yang di rencanakan berjalan sesuai dengan yang di harapkan.
POTENSI DIRI
I. Pendahuluan
Pada dasarnya setiap manusia yang terlahir di dunia ini memiliki potensi masing-masing atau yang sering di sebut dengan bakat,tetapi potensi itu tidak lah muncul dengan sendirinya,perlu adanya pengasaan terhadap diri agar potensi itu berkembang,sehingga menjadi suatu modal untuk seorang manusia mengarungi bahtra kehidupan ini.salah satu untuk mengetahui potensi yang ada pada diri seseorang biasanya bisa dilihat dari kesenangan seseorang dalam bidang atau aktivitas tertentu,dan biasanya jika seseorang menyukai suatu bidang atau kegiatan tertentu apapun it, maka sesorang itu cenderung ingin mendalami dan tidak pernah puas akan apa yang telah ia peroleh dan ketahui,dari situ lah lahir sebuah skill atau keahlian,skill atau keahlian itulah yang biasa di sebut dengan potensi diri yang telah berkembang.
II.Isi
Saya adalah seorang mahasiswa tingkat satu jurusan Teknik informatika di universitas gunadarma,sebelum saya masuk universitas Gunadarma,saya pernah bekerja di Yamaha motor ,sebagai operator mecening selama satu tahun dan PT.sintesa karya mulya,sebagai admin selama satu tahun.setelah saya lulus sekolah tingkat sma,saya hendak melanjutkan kuliah,tapi pada saat itu timbul perasaan bimbang dalam diri saya,saya harus mengambil jurusan apa?tapi bnyak orang-orang berkata”kalo kuliah ambillah jurusan yang prospek dan peluang kerjanya bagus”begitu katanya!tapi dalam diri saya seperti ada yang bertentangan, saya tidak ingin kuliah karena situasi dan kondisi,saya ingin berkuliah di jurusan yang memang bidangnya benar-benar saya gemari,tapi permasalahannya adalah pada saat itu saya benar-benar tidak mengetahui bidang apa yang benar-benar saya gemari,karena permasalahan itulah saya bermaksud mencari jati diri saya dengan mengikuti berbagai kegiatan di berbagai bidang,dengan maksud agar saya benar-benar menemukan bidang yang cocok dengan saya,dari kegiatan event organizer,masuk ke anggota staf program salah satu setasiun radio di kota karawang ,serta mengikuti organisasi pemuda ponpes sebagai tim pengembangan,sampai bekerja di bidang otomotif,serta bekerja di bidang administratif. Dari semua perjalanan pencarian jati diri itu sampai pada saat dimana diri ini mulai tertarik dengan bidang pemrograman,berawal dari perkenalan saya dengan seorang programmer yang sederhana tapi dia benar-benar kreatif,dia menuangkan segala inspirasinya di dalam source code,hingga terciptannya suatu karya yang dapat bermanfaat bagi orang lain,sungguh karya-karya seorang programmer yang luar biasa.ketertarikan saya itu membuat saya ingin mengetahui lebih dalam tentang pemrograman,saya mulai mencari informasi dari berbagai media,baik itu internet maupun dengan bertanya-tanya dengan teman saya itu,semakin saya mencari tau tentang pemrograman,diri ini semakin tertarik,mula-mula,saya di ajarkan mengheck data base milik orang,mengheck facebook dan e-mail dengan tujuan jika kita dapat mengetahui atau dapat mencari kelemahan dari sistem keamana, kita bisa belajar cara menutupi atau bahkan membuat system keamanan yang lebih kuat.selain itu juga saya mulai dilibatkan dalam proyek pembuatan program yang bertujuan memudahkan aktivitas atau pekerjaan yang berprinsip mengubah sistem manual menjadi sistem yang otomatis.semakin belajar,semakin lebih ingin tau,semakin mendalami semakin banyak banyak pertanyaan.sampai pada saatnya saya memutuskan ingin berkuliah di bidang teknik informatika dengan harapan saya bisa membuat karya yang memuaskan diri ini dan dapat bermanfaat bagi orang lain di segala bidang.kebebasan menuangkan inspirasi ke dalam source code serta mencurahkan karya seni kedalam media pemrograman itulah yang membuat saya tertarik dibidang ini.saya yakin ketertarikan ini merupakan potensi yang saya miliki,karena saya tidak pernah merasa bosan atau lelah ketika saya memecahkan permasalahan pemrograman,waktu dan tempat tidak membatasi saya ketika diri ini ingin menuangkan inspirasi ke dalam source code.saya benar-benar ingin tau berbagai bahasa pemrograman,kelemahan serta kelebihannya,dasar pemikiran pembuatnya,serta langkah-langkah pembuatnya hingga suatu saat nanti saya ingin dapat membuat bahasa pemrograman sendiri.

Rabu, 16 November 2011

A.    Hubungan IPTEK dan Kehidupan Sosial


Dalam abad XX, IPA telah berkembang pesat berkat pemakaian alat-alat yang makin sempurna, sehingga mendapat sebutan IPA modern.  Kemajuan IPA mendorong majunya teknologi yang makin dapat memakmurkan kehidupan manusia, karena tujuan teknologi memang diadakan untuk kebutuhan manusia. Namun, di samping tujuan dapat tercapai, terjadi pula dampak sampingan (side-effect)  yang dapat mengganggu. Untuk itu diupayakan peningkatan kegunaan teknologi dan memperkecil dampaknya.  Bila hal tersebut tercapai, maka kegiatan mempergunakan teknologi memperoleh nilai ekonomis yang berarti.  Misalnya, pemakaian pesawat terbang besar dan cepat memudahkan orang mencapai tujuan, tetapi kejatuhannya menimbulkan risiko besar.  Jadi, tujuan dapat dicapai dengan hasil maksimal, sementara dampaknya diperkecil.
Abraham Harold Maslow berpendapat bahwa manusia adalah makhluk yang memiliki berbagai kebutuhan yang digambarkan sebagai piramida : landasannya lebar, makin ke atas makin kecil.  Kebutuhan pertama yang wajib dipenuhi manusia adalah kebutuhan fisik yang juga dapat disebut sebagai kebutuhan primer (basic needs) : sandang, pangan dan papan (tempat tinggal). Setelah kebutuhan fisik terpenuhi, manusia perlu keamanan demi kelangsungan hidupnya.  Kemudian diperlukan bermasyarakat sebagai kehidupan sosial selakuhomo socius.  Manusia yang dapat lebih cepat dan banyak memperoleh kebutuhan hidupnya merasa perlu memperoleh harga diri.  Akhirnya manusia memerlukan aktualisasi diri sebagai tujuan tertinggi.  Keempat tujuan terakhir, yaitu keamanan, pengakuan sosial, harga diri, dan aktualisasi diri merupakan kebutuhan psikis, yang dapat juga disebut sebagai kebutuhan sekunder ataupun tersier.  Dari hari ke hari kebutuhan manusia baik fisik maupun psikis terus meningkat, secara kuantitatif maupun kualitatif.
                                   
                                   

                                              Aktualisasi
                                                    diri


                                                Harga Diri


                                                  Sosial


                                                Keamanan


                                                    Fisik

Gambar 15. Tingkat Kebutuhan Manusia Menurut Maslow
Pengetahuan teknologi (technological knowledge) merupakan pengetahuan mengenai proses-proses fisik yang secara operasional terwujud dalam teknologi.  Sehingga kemampuan berteknologi (tecnological capability)merupakan usaha untuk menggunakan tenaga teknologi secara efektif yang dapat dicapai melalui upaya teknologis (tecnological effort) .  Tujuan positifnya bagi manusia yang akan dicapai , sementara dampak sampingan yang negatif perlu diperkecil.
Kehidupan sosial dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi pertanian, sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak, media elektronik yang selain untuk berkomunikasi, juga dapat memperluas wawasannya.  Masyarakat memang banyak yang mengeluh dampak negatif dari teknologi, tetapi kegiatannya terus dilakukan karena tetap masih lebih banyak untung daripada ruginya.

B.     Dampak Perkembangan IPTEK terhadap Kebutuhan Pokok


1.  Pangan

Pangan merupakan kebutuhan pokok yang paling utama sebab tanpa pngan manusia akan mati, kelestarian hidupnya terancam, dan manusia berupaya untuk menjauhkan diri dari kematian.  Alam menyediakan macam-macam kebutuhan pangan untuk diusahakan dengan teknologi, mula-mula sederhana, makin hari makin maju.
Ikan merupakan lauk pauk yang umum bagi masyarakat.  Ikan segar dapat diperoleh dari kali, danau, atau laut.  Untuk memperoleh produksi ikan yang dapat dipasarkan, orang mempergunakan keramba di sungai atau di danau.  Di daerah pantai diusahakan pertambakan udang atau bandeng.   Untuk menghindari pembusukan dijalankan teknologi penjemuran di panas matahari sehingga diperoleh ikan kering, atau diberi garam sehingga diperoleh ikan asin.  Teknologi modern mempergunakan kaleng sebagai sarana pengawetannya selalu tahan lama dan baunya tidak mengganggu lingkungan.
Daging juga merupakan bahan makanan yang diperoleh dari binatang. Peternakan dapat dilakukan secara tradisional, yaitu membiarkan ternak di padang penggembalaan, sehingga mutu dagingnya termasuk rendah akibat kurusnya ternak atau modern dengan mempergunakan kandang yang binatangnya ditempatkan dalam kandang dengan makanan dan minumnya dicukupi oleh pemiliknya, sehingga kualitas hasil ternaknya lebih tinggi dan sehat.  Contoh yang dikenal adalah pada peternakan ayam ras yang memang memerlukan modal besar, tetapi memberikan janji memperoleh keuntungan besar. 
Sayuran dan buah-buahan merupakan pelengkap kebutuhan makanan. Agar produktivitasnya dapat lebih tinggi, maka untuk kesuburan tanaman diberi pupuk.  Yang tradisional adalah pupuk kandang, sedangkan yang modern adalah adalah pupuk buatan, produksi pabrik yang makin dinilai mempunyai dampak negatif terhadap kesehatan manusia.
Jumlah peduduk yang terus meningkat, sementara itu tanaman bahan makanan mudah terganggu penyakit,  sehingga diperlukan usaha meningkatkan hasil pertanian sekaligus dapat menghindarkan tanaman dari penyakit.  Caranya dengan mempergunakan teknologi pertanian, terutama dengan mempergunakan varietas unggul .  Cara yang  demikian disebut sebagai revolusi hijau (green revolution).  Selain benih unggul, perlu ditunjang oleh teknologi penggarapan tanah, pemeliharaan dan pengolahan. Cara lain yang dilakukan adalah revolusi biru (blue revolution)  yang merupakan kegiatan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil laut.  Tidak lagi sekedar menangkap ikan dengan perahu di pantau, tetapi juga sudah harus menagkap ikan besar dengan kapal di laut bebas atau pun memanfaatkan tanaman-tanaman di laut untuk kesejahteraan manusia.


2.  Sandang

Sandang atau pakaian sekarang bukan lagi sekedar melindungi tubuh terhadap gangguan cuaca, melainkan sudah meningkat sebagai lambang status sosial, lebih-lebih sebagai barang dagangan. 
Dahulu, pernah orang memakai kulit kayu sebagai pakaian, tetapi populasi penduduk jauh lebih pesat daripada tanaman penghasilnya.  Oleh karena itu, dipergunakan kapas yang memrlukan cara tanam dan olah yang lebih tinggi teknologinya.  Ini pun sekarang tidak juga mencukupi kebutuhan manusia akan sandang.  Sutra yang dihasilkan oleh ulat merupakan bahan yang lembut dan bagus yang dahulu pusatnya di Cina.  Sementara itu bangsa-bangsa di Timur Tengah mempergunakan bulu domba yang menghasilkan wol sebagai bahan sandang yang bagus.  Itu pun tidak cukup, sehingga orang dengan teknologi lebih maju mempergunakan serat sintetis baik yang berasal dari tanaman yang diproses secara kimiawi menjadi benang (rayon) maupun dari bahan tambang seperti batu bara, atau minyak bumi yang diproses menjadi poliester, poliprolin, atau polietilin.  Kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif tersebut, sekaligus diantisipasi segi negatifnya.  Bahan sintetis yang bersifat plastik jangan sampai menimbulkan sampah plastik dengan jalan mengolahnya kembali atau mencari bakteri yang mampu memakan bahan plastik.
Pengolahan dari bahan mentah menjadi kain secara tradisional dilakukan dengan cara tenun yang mekanis dengan tetap mengandalkan tenaga dan keterampilan manusia.  Penyempurnaan dilakukan dengan lebih maju berupa alat tenun bukan mesin yang produksinya lebih tinggi.  Akhirnya sekarang dipergunakan mesin yang bersifat elektronik sehingga produktivitasnya tinggi.


3.  Papan

Papan yang berarti tempat tinggal pada mulanya hanya sebagai tempat untuk memperoleh rasa aman, terlindung dari gangguan cuaca atau binatang, malahan mungkin dari manusia yang lain.  Rumah tradisional yang dihasilkan  dari bahan alami yang terdapat di sekitar tempat tinggal. Bahan bangunan rumah tradisional mudah rusak karena cuaca atau dimakan rayap, sehingga batas waktu tertentu terpaksa diperbaiki, bahkan diganti.  Biasanya cukup mahal, sehingga secara ekonomis merugikan.
Manusia berusaha memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman. Untuk itulah dibangun rumah yang bahan-bahannya lebih tahan lama, dapat puluhan bahkan ratusan tahun.  Tembok rumah dari bata yang diberi lapisan dengan bahan semen, lantai yang bahannya dari semen dalam wujud tegel atau keramik menghasilkan tempat tinggal yang kuat dan tahan lebih lama.
Pemikiran modern untuk tempat tinggal yang sehat diwujudkan dengan membentuk kota taman mandiri.  Merupakan taman karena dipelihara ekologi yang berimbang antara tempat tinggal dengan lingkungan yang hijau.  Mandiri karena kebutuhan warganya terpenuhi semuanya, tidak harus tergantung pada tempat lain, misalnya sekolah, poliklinik, rumah sakit, pasar, taman rekreasi, tenaga kerja, bahkan kuburan.



C.    Dampak Pembangunan Industri dan Transportasi Modern


1.  Dampak Industri

Dampak industri yang sangat terasa dalam bidang ekonomi.  Pemakaian mesin menghasilkan produksi yang melimpah.  Produk banyak demikian tidak tertampung lagi dalam pasaran lokal atau nasional, sehingga harus disalurkan ke pasar internasional.  Demi kelancaran pemasaran, para kapitalis modern mempengaruhi politik pemerintahannya, mendesak agar pemerintah mendukung usahanya mencari atau merestui pasaran di negara lain, bila perlu dengan dukungan militer keras.  Timbullah imperialisme modern yang menitikberatkan kegiatannya dalam bidang ekonomi setelah revolusi industri.  Di samping mencari daerah pemasaran, juga dilakukan usaha memperoleh bahan mentah yang murah.  Cara demikian menyebabkan keuntungan kaum kapitalisyang didukung pemerintah yang imperealis memperoleh keuntungan sangat besar. 
Bila negara imperialis banyak memperoleh keuntungan melalui cara-cara modern tersebut, dampaknya terasa di mana-mana.  Di negara sendiri kaum kapitalis-imperialis merasakan pencemaran (polusi) yang semula kurang diperhitungkan, setelah timbul dampak sampingnya barulah disadari.  Contohnya kota Birmingham di Inggris.  Dengan dilakukan revolusi industri, maka tanah di wilayah kota tersebut banyak dicemari sisa pembakaran bahan bakarnya yang berwarna hitam.  Sementara itu udaranya  pun dicemari oleh asap hitam dari cerobong pabrik  (waktu itu yang dipergunakan masih mesin uap), sehingga udara juga hitam, panas matahari kurang dapat menembus ke bawah.  Kota Birmingham memperoleh julukan  The Black Country dan menjadi tempat tinggal yang tidak sehat

2.      Dampak Transportasi

Dengan tata transportasi yang diciptakan, manusia memperoleh beberapa keuntungan.  Pertama, kendaraan yang diciptakan mampu bergerak lebih cepat daripada gerak si pencipta sendiri, sehingga waktu yang diperlukan bergerak dari satu tempat ke tempat lain lebih singkat.  Waktu dirasakan makin berharga, sehingga timbul sebutan time is money.  Jalannya waktu yang perlu cepat diikuti mengakibatkan jam memperoleh pasaran yang luas sebagai kebutuhan sekunder bagi manusia modern.  Kedua, kemampuan mengangkat dan mengusung oleh manusia ataupun binatang yang biologis terbatas dalam tingkat yang rendah.  Alat-alat pengangkut manusia yang dibuat dari bahan-bahan abiologis jauh lebih kuat.  Roda yang di atasnya diberi tempat barang dan dibuat dari besi, kapal besi yang besar memiliki daya angkat yang jauh lebih besar dan berat daripada daya angkut manusia dan binatang.  Namun, kedua kelebihan tersebut memiliki konsekuensi atau dampak sampingan yang negatif.

D.    Dampak IPTEK terhadap bidang Komunikasi, Kesehatan dan Sumber Daya Alam


1.  Dampak IPTEK dalam Bidang Komunikasi

Sebelum dipergunakan alat-alat komunikasi yang elektronik, manusia berkomunikasi secara alami.  Manusia berhadapan muka (face to face)berbicara dalam keakraban untuk jarak lebih jauh dengan tanda-tanda seperti dengan kentongan, tanda Morse, atau memakai bendera.
Setelah manusia menemukan alat komunikasi elektronik yang diawali dengan penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell (1847-1922) komunikasi secara tatap muka seperti hilang, hanya suara terdengar. Sarana komunikasi dengan radio dan televisi dalam wujud berita menyebabkan manusia mengetahui juga berita tentang orang atau bangsa lain. 
Komunikasi melalui telepon mengalami beberapa  kali kemajuan.  Pada mulanya telepon mempergunakan kawat  sebagai sarana penghubungnya dan diperlukan orang sebagai operator.  Kemudian ada telepon otomat yang tidak memerlukan operator.  Sekarang orang dengan mudah dapat berhubungan dengan telepon melalui satelit.  Komunikasi secara tertulis yang tradisional dilakukan dengan surat.  Yang modern telah mempergunakan telegram, teleks, faksimile yang bekerjanya jauh lebih cepat.  Komunikasi dengan cara-cara tersebut di atas praktis memberikan nilai positif bagi manusia.  Hanya biaya yang relatif lebih mahal yang harus ditanggung.  Hal-hal yang negatif praktis tidak ada.  Suatu sumbangan besar bagi kesejahteraan manusia.

2.  Dampak IPTEK terhadap Kesehatan

Penyakit berupa kuman secara ekologi harus ada di bumi.  Kalau tidak ada, maka dunia akan penuh dengan makhluk hidup yang pada akhirnya bumi tidak mampu lagi mendukung kehidupan manusia.  Ada sejumlah penyakit yang menular, sehingga membahayakan masyarakat diantaranya malaria, kolera, cacar, frambusia, paru-paru, kelamin dan lain-lain. Sekarang yang menakutkan adalah AIDS (acquired immunodeficiency syndrome),  yaitu penyakit akibat manusia kehlngan kekebalan tubuh dan sampai sekarang belum diperoleh obatnya yang mujarab.  Penularannya melalui hubungan kelaamin, jarum suntik yang tidak steril lagi setelah dipergunakan oleh penderita AIDS.
Cara-cara lama pengobatan penyakit dilakuakn oleh dukun yang umumnya mistis, sedangkan obat-obatan untuk penyembuhan diwujudkan dalam bentuk jamu.  Kedua cara penyembuhan tersebut sampai sekarang masih banyak dipergunakan.
Pengobatan fisik modern dilakukan oleh dokter dan resepnya berupa obatbyang pembuatannya secara kimiawi oleh pabrik.  Masyarakat yang makin modern lebih meyakini  keampuhan pengobatan modern, sehingga peran dukun dan jamu kian terdesak.
Keberhasilan mengatasi penyakit, terutama penyakit menular, menyebabkan angka kematian (mortalitas) menurun, sehingga populasi penduduk terus meningkat.  Akibatnya manusialanjut usia, yaitu yang usianya lebih dari 60 tahun dan disebut lansia, makin hari makin banyak juga.

3.      Dampak IPTEK terhadap Sumber Daya Alam

a.  Tanah

Tanah merupakan tempat manusia hidup, walaupun ada manusia yang hiduip di perahu, seperti suku Bajo, tetapi jumlahnya amat sedikit.  Di tanah jugalah manusia memperoleh tanaman yang akan dimakan, terutama zaman dahulu hidupnya sebagai petani.  Tanah telah ribuan tahun dimanfaatkan oleh manusia, kesuburannya makin berkurang, tanah menjadi tandus.  Manusia berusaha agar kesuburan tanah dapat terus dipelihara.  Berdasarkan pengalaman dan pengetahuannya yang makin banyak dilakukan pemupukan secara alami yang secara ekologis memang benar.  Namun, karena pertumbuhan penduduk terus bertambah secara cepat, usaha memelihara kesuburan tanah dalam zaman modern dilakukan dengan pupuk pabrik.  Pemakaian dengan produk teknologi modern demikian dapat menimbulkan efek samping.
Sementara itu usaha mencukupi kebutuhan akan pangan dilakukan dua cara : intensifikasi dan ektensifikasi pertanian.  Pulau Jawa yang kecil, tetapi penduduknya paling banyaK memerlukan cara intensifikasi.  Dengan demikian, daerah yang sempit dapat memberikan hasil yang optimal.  Dilakukan dengan cara mempergunakan bibit unggul (green revolution), pemupukan, pemberantasan hama tanaman, penangangan pascapanen.
Cara ektensifikasi di Indonesia telah dilakukan pada zaman Belanda. Akibat tanam paksa, banyak bangsa Indonesia menjadi miskin.  Oleh pemerintah Belanda mereka yang tanahnya sangat sempit (akibat dijual) diberi kesempatan pindah ke luar Jawa.  Populer waktu itu dengan istilah kolonisasi sebab yang dipindahkan memang petani (colonus = petani).  Cara demikian diteruskan oleh pemerintah RI dengan istilah transmigrasi, artinya perpindahan penduduk memakai alat angkutan.  Cara demikian bukan hanya untuk Pulau Jawa, Pulau Bali pun banyak penduduknya yang transmigrasi.  Untuk itu diperlukan tanah yang makin luas guna dimanfaatkan sebagai area pertanian.

b.      Air

Air merupakan sumber daya alam penting bagi kehidupan manusia. Air yang tercemar dapt mengancam kehidupan manusia.  Air bersih dalam pengertian ekologi adalah air yang memungkinkan makhluk hidup bertempat tinggal, walaupun wujudnya keruh.  Bagi manusia yang tingkat peradabannya tinggi, diperlukan air bersih dalam wujud warna jernih atau putih.  Bila tidak dalam keadaan terpaksa, manusia enggan minum air yang keruh warnanya.
Secara alami, manusia dapat memperoleh air dari mata air, sungai, dan danau yang merupakan air permukaan umum.  Rakyat yang di lapisan bawah pada umumnya mengkonsumsi air permukaan umum, karena tersedia di alam sehingga diperoleh secara gratis.  Dengan pengalaman dan kecerdasannya, manusia membuat sumur dekat dengan tempat tinggalnya, mula-mula dengan membuat lubang di mana air bawah tanah tertampung, kemudian membuat sumur yang mempergunakan pompa tangan yang kerjanya mekanis, sekarang dengan pompa listrik yang memanfaatkan energi listrik, sehingga tenaga manusia tidak dipakai.  Air bawah tanah merupakan air tanah preatik yang terdapat di atas lapisan kedap air dengan permukaan bumi.  Konsumennya pada umumnya golongan menengah.  Perebutan memperoleh air bersih di kota-kota besar makin terasa.  Pompa tangan atau pompa listrik dengan kekuatan kecil makin dikalahkan oleh jet pump, pompa listrik dengan kekuatan tinggi, sehingga daya serapnya kecil.  Yang menjadi konsumennya golongan atas atau perusahaan seperti pabrik, hotel yang sangat memerlukan air.  Air bawah tanah demikian diperoleh dari air tanah artesis, yaitu air tanah yang terdapat pada lapisan lolos air, terletak antara dua batuan kedap air.  Kekayaan alam demikian untuk pengambilannya sudah dikenakan pajak.  Air artesis dapat muncul dekat pantai atau di pulau.

c.  Udara
    
  Udara merupakan kebutuhan lain untuk makhluk hidup terdapat di atmosfer.  Komposisi gas dalam udara terutama terdiri dari oksigen sekitar 20%, karbon dioksida 0,03%, air yang bergantung pada daerahnya.  Komponen-komponen tersebut merupakan bahan baku bagi kehidupan organisme.  Kekotoran udara di kota terutama disebabkan  karena terlalu padatnya manusia yang tinggal, sisa bahan bakar kendaraan bermotor atau industri.  Di samping itu adanya suara bising (noise pollution) baik karena kendaraan darat bermotor, lebih-lebih oleh bunyi pesawat terbang (terutama bagi penduduk yang tinggal dekat bandara).

d.  Bahan Tambang

Kebutuhan manusia yang kian banyak tidak tercukupi lagi oleh sumber daya alam di permukaan tanah, lalu dicarilah yang di bawah tanah ataupun di laut demi kesejahteraan hidupnya. 

                                                                              tidak dapat diubah
                             Tidak akan habis (afosil)
          Sumber Daya Alam                                                       dapat salah guna
                                                                              dapat dipertahankan
                            Dapat habis (fosil)
                                                                              tidak dapat dipertahan

Bagan.  Sumber Daya Alam
                  Sumber daya alam tidak habis (afosil), karena asalnya bukan dari makhluk hidup .  Yang tidak adapat diubah misalnya tenaga atom, curah hujan, tenaga pasang surut.  Kalau pun berubah melalui kegiatan manusia, namun tidak terlalu mudahdi lakukan.  Yang dapat disalahgunakan oleh manusia sehingga kualitasnya menurun, misalnya matahari, atmosfer, perairan dan pemandangan alam.
                  Sumber daya alam yang akan habis(fosil) karena asalnya dari makhluk hidup yang sudah ribuan bahkan jutaan tahun.  Sumber daya alam yang dapat dipertahankan dibedakan atas yang dapat diperbarui (renewable) wujudnya flora dan fauna.  Demi kesejahteraan hidupnya, manusia berusaha hanya sekedar memperbarui, melainkan melipatgandakan.  Sedangkan yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable) wujudnya adalah satwa liar, ekosistem alami oleh manusia diusahakan agar tetap terpelihara karena itu dilindungi. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat dipertahankan dapat dilakukan pertama dengan menggunakannya lagi seperti logam dan permata.  Lingkup konsumsinya kecil.  Yang tidak dapat digunakan lagi seperti minyak bumi, gas bumi, timah, dan besi diusahakan oleh manusia agar pemakaiannya dihemat atau dicari penggantinya (tiruan) karena lingkup konsumsinya besar.  Pada akhir abad XX, dunia berteriak akan habisnya sumber minyak bumi, sehingga diperlukan penghematan dan dicari sumber energi lain sebagai alternatifnya.

Rangkuman
Dalam abad XX, IPA telah berkembang pesat berkat pemakaian alat-alat yang makin sempurna, sehingga mendapat sebutan IPA modern.  Kemajuan IPA mendorong majunya teknologi yang makin dapat memakmurkan kehidupan manusia, karena tujuan teknologi memang diadakan untuk kebutuhan manusia. Namun, di samping tujuan dapat tercapai, terjadi pula dampak sampingan (side-effect)  yang dapat mengganggu. Untuk itu diupayakan peningkatan kegunaan teknologi dan memperkecil dampaknya.  Bila hal tersebut tercapai, maka kegiatan mempergunakan teknologi memperoleh nilai ekonomis yang berarti.
Pengetahuan teknologi (technological knowledge) merupakan pengetahuan mengenai proses-proses fisik yang secara operasional terwujud dalam teknologi.  Sehingga kemampuan berteknologi (tecnological capability)merupakan usaha untuk menggunakan tenaga teknologi secara efektif yang dapat dicapai melalui upaya teknologis (tecnological effort) .  Tujuan positifnya bagi manusia yang akan dicapai, sementara dampak sampingan yang negatif perlu diperkecil.
Kehidupan sosial dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi pertanian, sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak, media elektronik yang selain untuk berkomunikasi, juga dapat memperluas wawasannya.  Masyarakat memang banyak yang mengeluh dampak negatif dari teknologi, tetapi kegiatannya terus dilakukan karena tetap masih lebih banyak untung daripada ruginya.



1. SEJARAH KOMPUTER GENERASI PERTAMA

Berikut ini Sejarah Komputer Generasi Pertama:
Pada waktu Perang Dunia Kedua, negara-negara yang ikut dalam perang tersebut terus berusaha untuk mengembangkan komputer yang akan digunakan untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Karena hal ini, maka adanya peningkatan pendanaan dari negara untuk mempercepatpengembangan komputer serta kemajuan teknik komputer.
Dan pada tahun 1941, seorang insinyur jerman – Konrad Zuse berhasil membangun sebuah komputer Z3 yang digunakan untuk mendesain pesawat terbang dan juga peluru kendali.

Dilain pihak, pihal sekutu juga membuat kemajuan dalam hal pengembangan kekuatan komputer.  Dan pihak Inggris pada tahun 1943 telah menyelesaikan komputer yang digunakan untuk memecahkan kode rahasia yang diberi nama Colossus, untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan militer Jerman. Dan dampak dari pembuatan Colussus ini tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan industri komputer dikarenakan beberapa alasan yaitu:
§  Colossus bukan merupakan komputer general (serba guna), hanya digunakan untuk memecahkan kode rahasia saja.
§  Dan keberadaan komputer ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Disamping itu, ada usaha lain yang dilakukan pihak Amerika Serikat pada waktu itu dan berhasil mencapai kemajuan lainnnya, yaitu seorang insinyur Harvard – Howard H.Aiken (1900-1973) yang bekerja dengan IBM berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500mil.  The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Lalu perkembangan komputer lain pada masa itu adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer tersebut dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data.
Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur Von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951,UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.


 

2.SEJARAH KOMPUTER GENERASI KEDUA

  

Berikut ini Sejarah Komputer Generasi Kedua:

Dimulai pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.  Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya.
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C.Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.
Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masakomputer generasi kedua ini.




3. SEJARAH KOMPUTER GENERASI KETIGA

  

Sejarah Komputer Generasi Ketiga…

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini.
Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponenkomponen dapat dipadatkan dalam chip.
Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.



 

4. SEJARAH KOMPUTER GENERASI KEEMPAT

 

 

Berikut Sejarah Komputer Generasi Keempat…

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas:  mengecilkan ukuran sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.

Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputerkomputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas.
Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Demikian sejarah singkat komputer generasi keempat.



5. KOMPUTER GENERASI KELIMA

 

Berikut uraian Sejarah Komputer Generasi Kelima..

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey.
HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertia manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.